Ironi

Aku hendak mendongak menatap langit, tapi kepalaku tertahan beratnya sanggul.

Aku hendak menggeliat menyegarkan tubuh, tapi badanku terbalut ketatnya stagen dan korset.

Aku hendak melangkahkan kaki, tapi kakiku terbebat sempitnya kain panjang.

Sekali lagi au mencoba melangkah, tapi aku malah kesrimpet jarik.

Inikah yang namanya burung dalam sangkar ?

Kepalaku dihias dengan indahnya sanggul, tapi aku tak leluasa mendongak.

Badanku dibalut dengan anggunnya kebaya, tapi aku tak leluasa  menggeliat.

Kakiku ditutup dengan indahnya kain panjang, tapi aku tak leluasa melangkah.

Belum lagi kakiku yang memakai sandal jinjit.

Inikah yang namanya emansipasi wanita ?

Dalam rangka hari Kartini tahun 2011.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s