Seribu kunang-kunang di Manhattan, seribu pengunjung di situs saya

Seribu kunang-kunang di Manhattan. Itu adalah sebuah karya sastra besar dari sastrawan kita Umar Kayam berupa kumpulan cerpen.  Entah sudah dibaca berapa ribu orang mungkin malah jutaan orang.  Berapa ribu copy eksemplar yang telah beredar. Kalau kita artikan secara harfiah betapa  terangnya bagian kota New York itu oleh cahaya yang dihasilkan oleh seribu ekor kunang-kunang.

Terus kalau di situs saya sudah mencapai seribu pengunjung,  apa yang terjadi ?….. Betapa senangnya hati saya menerima kenyataan ini.  Dari awal permulaan yang bersifat coba-coba dan untung-untungan, saya membuat situs ini. Entah untuk tujuan apa saya sendiri tidak tahu. Mungkin seperti orang bingung,  selain hanya untuk senang-senang, percobaan dan latihan menulis serta pamer foto-foto saya.

Jangan coba-coba untuk membandingkan antara keduanya.  Adalah seperti membandingkan seekor semut dengan seekor gajah.  Kalau perbandingan yang agek terkenal belakangan ini : cecak lawan buaya.  Sangat kontras. Situs saya akan seperti sebuah titik kecil yang sangat tidak berarti di dunia maya yang sangat luas ini.

Terus kenapa di judul tulisan ini ada frase yang berbunyi “seribu kunang-kunang di Manhattan”. Ya karena ingin membonceng ketenaran sebuah karya besar sastra kita, selain untuk menarik minat para pengunjung situs ini.

Oleh karena itu bila bisa sampai mencapai seribu pengunjung,  saya akan betul-betul berterimakasih kepada semua pengunjung dan mengucap syukur untuk semuanya ini.

Salam teriring seribu terimakasih untuk para pengunjung.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s