AC/DC

This article is  written in 2 languages : English and Indonesian. Artikel ini ditulis dalam 2 bahasa : Inggris dan Bahasa Indonesia.

English

When I play a video of AC/DC titled “Highway To Hell”, my female coworker who sits next to me said “AC/DC ?, sissy !”. For you who are not from Indonesia maybe don’t understand the relationship between AC/DC and sissy. In Indonesia, AC/DC can mean sissy as well.

It began with a late Indonesian male comedian who always acted as a female. His stage name was Kardjo ACDC. He was so popular from 1970s until 1980s. The logic why he added ACDC to his name, because like an electronic appliance which can be used with electric ( AC / Alternating Current ) or battery ( DC / Direct Current ). So does he, he also can be used as a man or a  woman. He can played with a man or a woman.

I  think he was the pioneer of  Indonesian male comedian who played as woman. After him, there are several Indonesian male comedians who played as women. Tesy Srimulat, Susi Naryo, Ester. Then come the newer generation, a comedian who also a presenter like Olga Syahputra.

Beside that, in Indonesia especially in East Java there’s a traditional art namely “ludruk”. It’s almost like a comedy  teatre but all the players are male. So if the story needs a female character, a male player acts as a female character. Not only that, usually they have a specialization. A player with feminim face usually always plays as a female.

I am curious, wonder and want to know what would  my female coworker  say if she looked at this video of “Sweet Funny Adams” titled “AC/DC”.🙂

Indonesia

Ketika saya memutar video dari AC / DC yang berjudul “Highway To Hell”, rekan kerja wanita saya yang duduk di sebelah saya mengatakan “AC / DC ?, banci !”. Untuk anda yang tidak dari Indonesia mungkin tidak memahami hubungan antara AC / DC dan banci. Di Indonesia, AC / DC dapat berarti banci juga.

Ini dimulai dengan  komedian Indonesia  pria yang sudah meninggal yang selalu bertindak sebagai perempuan. Nama panggungnya adalah Kardjo ACDC. Dia begitu populer dari 1970-an sampai 1980-an. Logika mengapa ia menambahkan ACDC pada namanya, karena seperti alat elektronik yang dapat digunakan dengan listrik (AC / Alternating Current) atau baterai (DC / Direct Current). Jadi demikian juga dia bisa digunakan sebagai pria atau wanita. Dia bisa bermain dengan pria atau wanita.

Saya pikir dia adalah pelopor komedian pria Indonesia yang bermain sebagai perempuan. Setelah dia, ada beberapa komedian pria Indonesia yang bermain sebagai perempuan. Tesy Srimulat, Susi Naryo, Ester. Kemudian datang generasi lebih baru, seorang komedian yang juga presenter seperti Olga Syahputra.

Selain itu, di Indonesia khususnya di Jawa Timur ada seni tradisional yaitu “ludruk”. Ini hampir seperti sebuah teatre komedi tapi semua pemainnya adalah pria. Jadi jika ceritanya membutuhkan karakter perempuan, maka pemain laki-laki bertindak sebagai karakter perempuan. Tidak hanya itu, biasanya mereka memiliki spesialisasi. Seorang pemain dengan wajah feminim biasanya selalu bermain sebagai perempuan.

Saya penasaran apa yang akan rekan kerja wanita saya katakan jika dia melihat video dari “Sweet Funny Adams” ini yang berjudul “AC/DC”.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s