breathless

English

The quote above describes how precious a book for his writer. I am as a blogger, must admit that I am still too far from a good and high quality writer. But however, I must say thank you for what I have gained so far. Thank you for all parties who have helped and supported me directly or indirectly.

I like to tell you about my feeling when I’ve done my posting. Usually I feel happy and satisfied, but I never feel so excited until I can hardly breathe like the quote above.

But I often can hardly breathe when I was teenager. It related to my crossdressing habit. It happened when I planned to do crossdressing.  That time I did crossdressing in my bedroom at night or dawn. I mean by doing this,  anyone else at home didn’t know what I did. I always did it the night before holiday.

By that time I usually start to plan it when it was still morning or noon. And when I finished my plan, sometimes I began could hardly breathe. Because maybe I feel so excited when I started to imagine what I would do that night.

Then I began doing what I must did as preparation such as taking my mother’s or my sister’s Javanese traditional blouse and batik cloth without their knowledge off course.

When I was a teenager, I had a habit to take a nap. So, like usually I went to sleep after my lunch. But sometimes I couldn’t sleep, because of the excitement. Sometimes I  breathed  faster and shorter and my breathe became irregular. Long and short. It seems that my lust had risen to my head. My body sometimes felt like I had fever, cold and hot. Not only that, sometimes my body could tremble like I was so cold. I couldn’t help it.

And when the night fell, I pretended to go to sleep like any other nights as usually. But of course, I had a plan to wake up earlier to do crossdressing. It happened over and over. But my time to sleep was getting shorter and shorter, until I couldn’t sleep.  So at last when I planned to do crossdressing, I usually didn’t sleep at night. But I just pretended to sleep and it’s only happened about 1 hour.

Bahasa Indonesia

Kutipan di atas menggambarkan betapa berharganya sebuah buku bagi penulis nya. Saya sebagai seorang blogger, harus mengakui bahwa saya masih terlalu jauh dari seorang penulis yang berkualitas baik dan tinggi. Tapi bagaimanapun, saya harus mengucapkan terima kasih atas apa yang saya dapatkan sejauh ini. Terima kasih atas semua pihak yang telah membantu dan mendukung saya secara langsung maupun tidak langsung.

Saya ingin memberitahu Anda tentang perasaan saya ketika saya sudah melakukan posting saya. Biasanya saya merasa senang dan puas, tapi saya tidak pernah merasa begitu bergairah sampai saya hampir tidak bisa bernapas seperti kutipan di atas.

Tapi saya sering hampir tidak bisa bernapas ketika saya masih remaja. Ini terkait dengan kebiasaan crossdressing saya. Itu terjadi ketika saya berencana untuk melakukan crossdressing. Waktu itu saya crossdressing di kamar tidur saya di malam hari atau subuh. Maksud saya dengan melakukan hal ini, supaya orang lain di rumah tidak tahu apa yang saya lakukan. Saya selalu melakukannya pada malam sebelum hari libur.

Pada saat itu saya biasanya mulai merencanakannya ketika masih pagi atau siang. Dan ketika saya selesai rencana saya, terkadang saya mulai sulit bernapas. Karena mungkin saya merasa begitu gembira ketika saya mulai membayangkan apa yang akan kulakukan malam itu.

Kemudian saya mulai melakukan apa yang saya harus lakukan sebagai persiapan seperti mengambil blus tradisional Jawa punya ibu atau kakakku dan kain batik tanpa sepengetahuan mereka tentunya.

Ketika saya masih remaja, saya punya kebiasaan untuk tidur siang. Jadi, seperti biasanya saya pergi tidur setelah makan siang saya. Tapi terkadang saya tidak bisa tidur, karena kegembiraan. Kadang-kadang napas  saya menjadi cepat dan  pendek serta  tidak teratur. Panjang dan pendek. Tampaknya nafsu saya telah naik ke kepala. Tubuh saya kadang-kadang merasa seperti  mengalami demam, dingin dan panas. Tidak hanya itu, kadang-kadang tubuh saya bisa gemetar seperti kedinginan. Saya tidak bisa menahannya.

Dan ketika malam tiba, saya berpura-pura tidur seperti malam lainnya seperti biasanya. Tapi tentu saja, saya punya rencana untuk bangun lebih awal untuk melakukan crossdressing. Itu terjadi berulang-ulang. Tapi waktu saya untuk tidur semakin pendek dan lebih pendek, sampai saya tidak bisa tidur. Jadi akhirnya ketika saya berencana untuk melakukan crossdressing, saya biasanya tidak tidur di malam hari. Tapi saya hanya pura-pura tidur dan itu hanya terjadi sekitar 1 jam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s