Master Chef Indonesia 2012 : 11 Agustus 2012 tidak perlu Tuhan

Tantangan pertama pada episode ini kontestan dibagi menjadi 2 tim. Joice sebagai pemenang pada tantangan sebelumnya berhak menentukan siapa yang pertama kali akan maju kedepan untuk memilih benda kecil yang berwarna merah atau biru. Dari benda yang diambil dari bowl akan ditentukan apakah seorang kontestan akan masuk ke tim merah atau biru sesuai dengan benda yang diambil dari bowl.

Akhirnya tim pun terbentuk. Tim merah dengan kapten Desi dan anggota terdiri dari Zeze, Ken, Lutfi, Agus, Bagus, Widya, Joice. Tim biru dengan kapten Beng dan anggota terdiri dari Esach, Vera, Dian, Hani, Opik, Nurul.

Bagian pertama dari team challenge adalah captain duel membuat kue kesukaan Queen Victoria yaitu sponge cake dengan waktu 50 menit. Jumlah yang dibuat adalah 3 sponge cake besar dan 1 sponge cake kecil. Tantangannya adalah memisahkan putih dan kuning telur.

Dilihat dari latar belakang profesinya, tim biru dengan kapten Beng lebih beruntung, karena Beng adalah seorang cake decorator. Tapi ternyata pada penilaian keduanya mendapatkan respon yang positif dan punya kelemahan sendiri-sendiri. Sponge cake Desi oleh juri dinilai warnanya kurang dan kurang lama sedikit memasaknya walaupun rasanya enak. Sedangkan sponge cake Beng oleh juri dinilai pucat warnanya, adonannya kurang rata dan lebih seperti pump cake tapi rasanya enak dan flufy. Hasilnya Beng memenangkan captain duel dan mendapatkan amplop yang berisi clue untuk tantangan selanjutnya.

Tantangan selanjutnya adalah team duel dengan lokasi di Dufan. Kontestan harus menyediakan cemilan sehat untuk anak-anak dari SDN Bojong Koneng 05 dalam waktu 2 jam. Ternyata info yang ada diamplop adalah clue untuk menghias sponge cake yang telah dibuat di tantangan sebelumnya.

Point penilaian terdiri dari dekorasi sponge cake, presentase dan citarasa masakan serta banyak token hasil penjualan makanan kepada anak-anak.

Tim merah dengan kapten Desi kerjanya lebih terorganisir, sebaliknya tim biru para anggotanya seperti bekerja sendiri-sendiri.

Menu tim merah adalah : nagasari, sosis sachlik, chicken strip dan milk shake chocolate vanilla.
Menu tim biru adalah : talam ubi, barbeque beef and chicken sausage, fish finger dan  milk shake strawberry vanilla.

Setelah selesai penilaian dilakukan dengan hasil :

  • jumlah token : merah 240, biru 260
  • menghias sponge cake : tim merah yang menugaskan Ken ternyata malah menang, sedangkan tim biru dikerjakan oleh Beng yang seorang cake decorator.
  • citarasa masakan : tim merah menang,

Jadi secara keseluruhan skornya adalah 2-1 untuk kemenangan tim merah. Tim merah mendapat hadiah bermain sehari di Dufan.

Pressure test kali ini adalah voting untuk memilih siapa yang akan dipulangkan. Esach mendapat 4 vote, sedangkan Nurul mendapat 2 vote. Sehingga yang pulang pada episode ini adalah Esach.

Tapi tahukah anda penyebab dari pulangnya Esach selain sentimen dari peserta lain karena Esach yang memang kuat dalam memasak dan beberapa kali memenangkan tantangan. Penyebabnya karena dalam challenge tersebut Esach mendapat bagian memasak ikan ( fish finger ). Sedangkan sebagian ikan memang sudah busuk dan Esach bermaksud mengakalinya dengan menggoreng dua kali untuk menghilangkan bau busuknya.

Pada suatu kesempatan ketika Esach menjawab dengan berkata kalau ia bukan Tuhan, chef Juna menjawab kalau disini tidak diperlukan Tuhan, yang diperlukan adalah otak. Tapi bukankah segala sesuatu yang didunia ada dibawah kendali yang diatas ?

One thought on “Master Chef Indonesia 2012 : 11 Agustus 2012 tidak perlu Tuhan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s