Master Chef Indonesia 2012 : 18 Agustus 2012 serangan fajar atau KDRT

Tantangan pertama pada episode ini adalah one core ingredient berupa mie dengan waktu 55 menit.

Nurul yang membuat mie gulung isi ayam sempat bingung mienya mau ditaruh diluar apa didalam. Mau dinamai mie isi ayam apa ayam isi mie dan juga sempat kelupaan memberi telur pada mienya sehingga ketika di goreng mie jadi berantakan. Desi yang membuat spring roll noodle pada tantangan ini tidak mendapat kesempatan untuk presentase. Yang mendapat kesempatan untuk presentase adalah :

  1. Ken : membuat mie panggang ikan kakap, sayang paprikanya masih 1/2 matang. Tapi tampilannya sudah bagus
  2. Joice : mie lontong, mendapat komentar rasanya enak
  3. Widya : membuat ifumie untuk menunjukkan kepada Bagus kalau ia juga bisa membuat ifumie dengan lebih baik. Cuma sayang hasilnya oleh juri kurang mendapat tanggapan positif
  4. Bagus : membuat schotel mie, pada kesempatan pertama menunjukkan schotel mie yang kurang gosong tapi oleh juri diminta menunjukkan schotel mie yang satunya yang menurut Bagus agak gosong. Ternyata juri malah lebih menyukai yang agak gosong kecoklatan
  5. Vera : membuat mie ulang tahun, mendapat pujian dari juri
  6. Zeze : membuat dragon mie, oleh juri dinilai ada peningkatan dan mendapat komentar positif untuk udang dan presentasenya. Cuma saos madunya dinilai jelek, karena kekentalan
  7. Beng : membuat mie Aceh, sayang kurang berhasil dengan percobaan memakai strawberry pastanya yang dinilai merusak citarasa dari mie Acehnya

Pemenang tantangan ini adalah Vera.

Tapi kemudian seperti ada yang salah pada tayangan selanjutnya. Bukankah ini adalah kompetisi memasak, bukan semacam acara yang berbau militer seperti base camp. Entah dari mana kemudian tiba-tiba ada penggerebekan oleh pihak militer ke kamar-kamar hotel tempat para peserta kompetisi menginap. Serangan fajar. Para kontestan pun yang masih enak-enaknya tidur dipaksa untuk bangun dan cuci muka atau mandi sekenanya. Yang tertangkap kamera antara lain Joice yang saking takutnya sampai menunduk dan menutup kepalanya dengan kedua tangannya. Kemudian Bagus yang terpaksa mandi dengan terburu-buru. Vera dan Zeze yang kebingungan.

Mereka kemudian dikumpulkan disebuah halaman, baru kemudian chef Degan memberitahu kalau keadaan negara masih aman-aman saja. Ya iya lah, kan kita baru enak-enaknya berlebaran, bersilaturahmi dan makan-makan sambil menikmati kemenangan setelah sebulan penuh kita berpuasa. Mungkin para prajuritnya saja kali  yang  baru kelebihan energi sehabis merayakan proklamasi 17 Agustus. Atau mungkin pengambilan gambarnya masih bulan puasa, jadi mau mbangunin kontestan buat sahur secara militer.

Ternyata penggrebekan itu adalah intro dari tantangan selanjutnya yaitu off site challenge di lokasi militer YON KAV 7. Kontestan pun kemudian dibagi menjadi 2 regu. Vera yang menjadi pemenang di tantangan sebelumnya mendapat kehormatan untuk menjadi kapten dan boleh memilih kontestan lain sebagai kapten dari regu yang akan dilawannya. Vera pun memilih Widya sebagai kapten dari regu yang akan dilawannya. Kemudian kontestan lain dipilih dan dimasukkan ke dalam 2 regu oleh pimpinan dari pihak militer kapten kav Mapiluru, Jadilah kedua tim itu. Tim biru dengan kapten Vera dan anggota Zeze, Joice, Hani, Opik dan Ken. Tim merah dengan kapten Widya dan anggota Lutfi, Beng, Desi, Bagus dan Nurul. Tapi ketika mau berangkat ke lokasi, Joice terpeleset dan terkilir.

Tantangan kali ini adalah menyediakan hidangan bagi 150 prajurit Angkatan Darat dalam waktu 3 jam 30 menit. Penilaian ditentukan dari masakan western, citarasa dari seluruh masakan dan jumlah voting. Vera sebagai pemenang boleh memilih desert atau main course. Vera memilih desert. Ternyata desert atau main course bukanlah arti dari masakan yang sebenarnya, tapi hanya nama menu dari 5 macam hidangan yang harus dibuat. Kemudian tiap regu dibagi menjadi 2, 3 orang harus mengikuti race game dan sisanya langsung memasak. Race game bertujuan akhir untuk mendapatkan bahan-bahan makanan yang tersedia di sebuah kendaraan militer, Tim biru mewakilkan Vera, Zeze dan Ken untuk mengikuti race game, sedangkan tim merah diwakili oleh Lutfi, Beng dan Bagus. Tim biru ternyata lebih cepat 5 menit daripada tim merah.

Menu masakan tim merah adalah :

  1. Nasi goreng barbegue lidah sapi
  2. Ayam panggang saus kacang
  3. Fetucini seafood marinara
  4. Lumpia goreng saus udang
  5. Puding pisang gula merah

Menu masakan tim biru adalah :

  1. Nasi goreng kare lidah sapi
  2. Ayam bakar sambal kecap
  3. Capcay seafood
  4. Lumpia ayam sayur
  5. Pancake

Kedua point pertama penilaian kedua tim draw, sehingga tinggal bergantung kepada voting prajurit. Hasilnya 103 banding 47 untuk kemenangan  tim biru. Tim  biru mendapatkan hadiah dinner di French  fine dining restaurant Cassis.

Pressure test kali ini diawali dengan  voting untuk menentukan siapa yang akan masuk pressure test. Setelah voting selesai, Widya menentukan Desi dan Lutfi yang akan masuk ke pressure test yang memang mendapat vote terbanyak. Dan Widya sendiri sebagai kapten yang kalah juga ikut ke pressure test.

Pressure test kali ini  bahan utamanya singkong dengan teknik tidak boleh digoreng dalam waktu 47 menit sesuai dengan jumlah suara yang diperoleh di tantangan sebelumnya.

Lutfi membuat singkong kukus warna-warni,  Widya membuat cassava strawberry with chocolate sauce dan Desi membuat cassava blinio with fig and walnut sauce. Lagu lama chef Juna yaitu meminta apron kontestan diputar lagi pada tantangan ini dan yang selamat dari pencobaan ini adalah Lutfi. Sementara Desi sudah aman dari semula. Sedangkan yang pulang adalah Widya. Tapi dengan ini juri tidak konsisten dengan omongannya sendiri. Karena juri pernah berkata kalau yang akan dipulangkan pada episode ini 2 orang.

episode 13 part 1

episode 13 part 2

episode 13 part 3

episode 13 part 4

episode 13 part  5

episode 13 part 6

episode 13 part 7

Ada yang menarik juga di bagian akhir video clip bagian 7, chef Juna menangis. Kita tunggu saja apa yang membuat si tough guy itu menangis di episode selanjutnya.

Selain itu terlihat juga bahwa Joice menjadi korban KDRT ( Kekerasan Dalam Rajawali citra Televisi ). Ia terlihat masih belum sembuh keseleo kakinya hingga harus memakai penyangga. Nah, itu kan akibat  dari penggrebegan dan membawa-bawa militer dalam acara masak memasak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s