Master Chef Indonesia 2012 : 7 Oktober 2012 trial run

Tantangan pertama pada episode ini adalah mystery box dengan 6 tudung saji yang masing-masing berisi hidangan dari kentang. Ke 6 hidangan itu adalah :

  1. Quennel creme brunnoise potato
  2. Pomme anna
  3. Chateau potato
  4. Rosti potato
  5. Potato salad
  6. Croquette potato

Para kontestan hanya perlu memasak 3 dari 6 hidangan yang ada dengan cara diundi. Waktu yang diberikan adalah 45 menit. Setelah diundi masing-masing kontestan mendapat pilihan sebagai berikut :

  1. Desi mendapat Chateau potato, Pomme anna dan Quennel creme brunnoise potato
  2. Opik mendapat Chateau potato, Rosti potato dan Croquette potato
  3. Ken mendapat Pomme anna, Chateau potato dan Rosti potato

Selain itu para kontestan mendapat tugas tambahan membuat hidangan dari kentang dengan karakter para juri dengan jalan diundi juga.

  1. Ken mendapat tugas tambahan membuat karakter chef Juna
  2. Opik mendapat tugas tambahan membuat karakter chef Marinka
  3. Desi mendapat tugas tambahan membuat karakter chef Degan

Penilaian berdasarkan atas citarasa, penampilan dan potongan kentang. Hasilnya sebagai berikut :

  1. Opik : hidangan dengan karakter chef Marinka seperti lukisan Picasso, chateau potongannya mirip dan rasanya enak, croquette potongannya seperti risoles.
  2. Desi : kurang seasoning
  3. Ken : tidak matang, kentang keasinan tapi penampilannya paling bagus

Pemenangnya adalah Opik.

Tantangan kedua adalah membuat 3 macam snack cocktail dalam waktu 60 menit, kecuali Opik mendapat extra waktu 5 menit. Tapi ketika waktu sudah berjalan lebih dari separuh, tiba-tiba ada twist dari chef Juna untuk membuat minuman mocktail. Dan hasilnya adalah sebagai berikut :

  1. Desi : eye catching, permainan warna bagus, susah dimakan sekali gigit, gelas minumannya juga ribet, variasinya kurang karena 2 snacknya menggunakan udang.
  2. Opik : komposisi snack kurang bagus karena 1 besar dan 2 kecil bentuknya, minumannya enak
  3. Ken : cocktailnya eye catching, tapi minumannya rasanya biasa-biasa saja

Hasilnya semua mengecewakan juri. Tapi karena hanya Desi yang membawakan 9 biji snack sehingga masing-masing juri bisa mendapat 1 biji tanpa memotong, maka pemenangnya adalah Desi.

Tantangan ketiga adalah membuat tower of cupcakes dengan isi 27 biji cupcake. Pressure pointnya adalah konsistensi kue yang tidak sponge, tapi juga tidak terlalu berat. Waktu yang diberikan adalah 60 menit. Untuk Desi sebagai pemenang mendapat extra waktu 5 menit.
Hasilnya adalah sebagai berikut :

  1. Ken : cupcakenya bervariasi antara vanilla, choco chips dan strawberry. Komentar dari chef Marinka agak aneh yaitu jika tidak melihat siapa yang membuat, maka kita akan menebak kalau yang membuat adalah seorang wanita. Ternyata dibalik fisiknya yang maskulin tersimpan juga sisi-sisi feminim. Tapi memang begitulah sifat manusia, selalu ada sisi feminim dan maskulin. Lain lagi pendapat chef Juna yang mengatakan kalau patternnya membingungkan. Sedangkan untuk yang coklat, icingnya terlalu banyak,
  2. Opik : temanya kebun, rasanya terlalu manis karena icingnya gula murni dan cupcakenya meninggalkan rasa pahit.
  3. Desi : tema diversity, variatif, icingnya pas tidak terlalu banyak, cupcake kalau moist sedikit lagi sempurna. Lain lagi komentar chef Juna yang mengatakan “you win my heart”. Terus apa gué harus koprol sambil bilang “wow” gitu. Éh kok malah jadi iklan ya.

Dan pemenangnya seperti sudah tertebak adalah Desi. Tapi setelah itu tiba-tiba suasana jadi lain, chef Juna memberi tantangan pressure test untuk Ken dan Opik dengan menantang untuk membuat 1 set menu yang terdiri dari appetizer, main dish dan dessert dengan bahan terserah kontestan. Sesudah itu kontestan diberi aba-aba untuk segera belanja. Tapi begitu Ken dan Opik sudah sampai didepan pintu pantry untuk belanja, pintu tidak terbuka. Barulah setelah itu juri mengatakan kalau episode ini ternyata masih hanya berupa uji coba untuk mendapatkan 2 besar yang akan masuk ke grand final. Ya dikerjain sama juri ceritanya para kontestan dan juga para pemirsa. Kapan-kapan mungkin para kontestannya perlu mengerjai balik para jurinya, terutama chef Juna.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s