Master Chef Indonesia 2012 : 28 Oktober 2012 grand final

Inilah grand final Master Chef Indonesia 2012 yang kita tunggu-tunggu. Mempertemukan Desi dengan Opik. Untuk memeriahkan episode ini, maka diundang keluarga dari masing-masing finalis. Dari pihak Desi datang suami dan ayahnya, sedangkan dari pihak Opik datang kakak perempuan dan ibunya. Selain itu ke 18 kontestan 20 besar kembali diundang untuk mensupport jagoan mereka masing-masing. Setelah juri mempersilahkan ke 18 mantan kontestan untuk duduk di samping bench finalis yang didukung, maka baru ketahuan kalau Opik kalah suara bila dibandingkan dengan Desi. Opik hanya mendapat 5 dukungan yaitu dari Ken, Bagus, Yudi, Ogan dan Nurul. Sedangkan 13 sisanya mendukung Desi.

Tantangan pertama adalah membuat hidangan keraton Yogya yang terdiri dari :

  1. selat huzar
  2. urip-urip gulung
  3. pecel ayam
  4. bebek suwir-suwir
  5. gecok ganem
  6. nasi gurih
  7. wedang secang
  8. manuk nom

Dalam waktu 3 jam. Tiap juri akan memberi nilai antara 1 sampai 20 point.

Hidangan Desi mendapat komentar : urip-urip gulungnya bersih, bumbunya meresap, warnanya bagus, bebek rasanya gainy, bola-bola gulungnya pure santan, kurang kuning, manuk nom tidak terlalu eggy, rum dan tapenya dominan.

Hidangan Opik mendapat komentar : lele enak rasanya, tingkat kematangan borderline, bebek tidak ada kedondong diatasnya, rasanya gainy, gecok ganem rasanya enak tapi sedikit eneg, big ball terasa bumbunya, nasi gurih seperti nasi uduk, manuk nom balance antara tape dan adonan telurnya.

Tantangan berikutnya adalah menduplikasi signature dish dari chef Chris Salans executive chef Mozaic restaurant yaitu smoked salmon confit and fennel salad dalam waktu 60 menit. Tiap juri akan memberi point antara 1 sampai 10.
Sebelum memasuki tantangan ke 3 yang merupakan tantangan terakhir, terlebih dahulu dibacakan skor untuk kedua finalis.

Skor tantangan hidangan keraton untuk Desi :
Chef Degan : 15, Chef Marinka : 16, Chef Juna : 16, total : 47
Skor tantangan hidangan keraton untuk Opik :
Chef Degan : 9, Chef Marinka :13, Chef Juna : 13, total : 35

Skor tantangan duplikasi signature dish untuk Desi :
Chef Degan : 6, Chef Marinka : 6, Chef Juna : 6, Chef Chris : 6, total : 24
Skor tantangan duplikasi signature dish untuk Opik :
Chef Degan : 8, Chef Marinka : 8.5, Chef Juna : 9, Chef Chris : 7.5, total : 33

Perolehan sementara nilai untuk kedua finalis :
Desi : 47+24=71
Opik : 35+33=68

Tantangan terakhir adalah membuat duplikasi signature dish dari para juri master chef Indonesia sendiri dalam waktu 4 jam. Signature dish berupa :

  1. appetiser dari chef Juna : beef three ways
  2. main course dari chef Degan : seared tuna fillet
  3. dessert dari chef Marinka : rootbeer float cake

Penilaian akan dibantu oleh chef Henri Alexie Bloom dengan skor antara 1 sampai 25 point.
Hasilnya :
Untuk Opik :
Chef Juna : 15, Chef Degan : 15, Chef Marinka : 18, Chef Henri : 14, total : 62
Untuk Desi :
Chef Degan : 18, Chef Juna : 17, Chef Marinka : 19, Chef Henri : 16, total : 70

Dengan demikian skor akhir untuk kedua finalis :
Desi : 71+70=141
Opik : 68+62=130

Dan akhirnya  Desi pun  menjadi Master Chef Indonesia 2012.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s