Kecil-kecil sudah pingin jadi ibu

Dulu waktu kecil aku pernah punya angan-angan bagaimana jika aku mengandung,  melahirkan dan menyusui. Padahal waktu itu aku belum suka akan pakaian kain kebaya.

Waktu kecil aku sering main-main dengan kakak perempuanku. Kami seolah-olah sepasang suami isteri. Kadang-kadang kami bermain seolah-olah jadi pengantin. Pada awalnya memang ia yang jadi isteri dan pura-pura menyusui boneka yang diumpamakan sebagai anak kami. Tapi suatu ketika, ia yang meminta aku jadi si isteri dan menyusui anak kami. Pada waktu itu ada suatu perasaan yang aneh. Waktu itu aku tidak tahu perasaan apa yang kurasakan, mungkin saja perasaan feminim dan lembut. Mungkin dari keadaan inilah aku kemudian mulai membayangkan bagaimana bila aku hami, melahirkan dan menyusui.

Sejak itu jika aku melihat di tv ada satu pemandangan di rumah sakit bersalin dengan seorang ibu yang sedang berbaring di ranjang untuk melahirkan atau sesudah persalinan, aku jadi membayangkan bagaimana jika aku menjadi ibu itu.  Kadang-kadang aku suka berbaring sambil membayangkan kalau aku seorang ibu yang sedang melahirkan di rumah sakit. Tidak itu saja, kadang-kadang aku pernah omong pada kakakku kalau aku sedang berpura-pura jadi ibu yang melahirkan di rumah sakit. Tapi kakakku menjawab begini, “apa dikira enak jadi ibu melahirkan, sakit tau”.

Tapi angan-angan ini tidak bertahan lama, kemudian menghilang dan berganti dengan hobbyku yan lain yaitu kain kebaya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s