No kitchen required

Ini adalah tayangan baru tentang kuliner di Kompastv. Ditayangkan tiap hari Jumat pukul 19.30 mulai tanggal 16 November 2012. Walaupun di BBC America tayangan ini kelihatannya sudah ditayangkan sejak awal tahun 2012. Dengan host Shini Somara, tayangan ini bercerita tentang kompetisi yang diikuti oleh 3 chef :

  • Kayne Raymond : private chef
  • Michael Psilakis : Michelin Star chef
  • Madison Cowan : competition chef

Tiap episode selalu berganti lokasi dan cenderung berada di wilayah pedalaman yang masih liar. Sesuai dengan namanya, maka peralatan memasak yang digunakan juga masih primitif dan tradisional. Tidak ada kompor listrik, tidak ada oven, tidak ada blender, mixer dan yang sejenisnya. Memasaknya pun di episode pertama juga di udara terbuka. Kelihatannya menarik untuk ditonton dan menantang bagi kontestannya.

Tapi tayangan ini selain menarik untuk ditonton  juga ada kelemahannya.  Pertama, kontestannya yang itu-itu saja, karena sekaligus merangkap menjadi bintang utamanya. Kemudian di Kompastv, acara ini hanya ditayangkan selama 60 menit. Belum masih disisipi iklan, sehingga kelihatan terlalu cepat dan banyak pemotongan. Terutama di proses mengolah makanannya.

Episode pertama  lokasinya adalah di Dominica. Kepulauan yang terletak di Amerika Tengah. Tantangan pertama adalah adu cepat mencabut sejenis umbi di bukit dan membawanya turun kebawah.

Setelah itu para kontestan dijamu oleh penduduk setempat. Kemudian para kontestan harus membuat hidangan yang menyerupai hidangan lokal setempat. Sesudah jamuan, para kontestan pun menentukan pilihan masing-masing untuk sumber protein yang akan mereka masak. Chef Kayne memilih udang kerang, chef Michael memilih sejenis ikan dan chef Madison memilih oposum, sejenis tikus. Mereka pun harus memburu dan menangkap hewan yang mereka pilih untuk dimasak. Yang paling kesulitan adalah chef Madison yang harus menangkap oposum.

Kemudian mereka mulai memasak, pada sesi inilah tayangan terasa begitu singkat dan terpotong-potong. Sehingga tau-tau sudah jadi dan tinggal di cicipi oleh para juri yang merupakan penduduk  setempat serta ditentukan siapa pemenangnya. Sehingga akhirnya kesan yang didapat  kurang  gregetnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s