HAMZAH HZ – JOGJA THE CITY OF TOLERANCE

Coba anda perhatikan tayangan pada menit ke 3:45 dimana para srikandi sudah berdandan rapi dalam balutan busana kain kebaya. Sungguh terlihat cantik dan anggun.  Cuma sayang mereka kelihatannya masih agak kaku ketika berjalan. Malah ada salah satu dari para srikandi yang berjalan dengan tangan bergaya seperti mau lari ala almarhum Karjo ACDC. Mungkin para srikandi kita kurang terbiasa dengan kain jarik wiron yang membebat erat kaki mereka, sehingga mengharuskan mereka berjalan dengan langkah yang kecil-kecil dan perlahan-lahan sambil disertai dengan lenggang lenggok. Mungkin mereka lebih terbiasa dengan pakaian yang sexy dan terbuka. Tapi bagaimanapun patut kita hargai penampilan mereka dalam balutan busana kain kebaya. Apalagi kain jariknya kelihatannya masih tradisional berupa lembaran asli yang diwiru dan pemakaiannya tentu lebih sulit bila dibandingkan dengan yang sudah dijahit menjadi rok.

Berhubung beberapa hari lagi kita akan merayakan hari Kartini, maka saya sekaligus juga ingin mengucapkan selamat hari Kartini bagi para wanita Indonesia dan juga bagi mereka yang merasa diri mereka wanita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s