Koki (ter)sesat

Bara Pattiradjawane, siapa orang yang hobbynya kuliner tapi tidak kenal dengan dia ? Sering muncul di televisi dan juga punya acara kuliner sendiri. Dulu acaranya adalah Gula-gula yang disiarkan Transtv dan sekarang acaranya adalah Bara Supercook yang disiarkan Trans7.

Tapi ternyata dia tidak punya latar belakang pendidikan kuliner sama sekali. Dia hanya belajar kuliner dari keluarganya, selain  belajar secara otodidak dari buku.

Sebelum terjun ke dunia kuliner, dia sempat kerja kantoran. Ketika muncul di acara Hitam Putih Trans7, dia sempat menjelaskan penyebabnya mengapa akhirnya dia banting stir dan terjun ke dunia kuliner. Katanya dia tidak suka dengan jadwal  kerja kantoran yang cenderung rutin dari jam 9 sampai jam 5 sore dan hanya libur 2 minggu setahun.  Kenapa tidak usaha sendiri, sehingga bisa lebih bebas dan menekuni apa yang disukai sebagai penopang hidup. Sehingga akhirnya berkeputusan untuk menekuni dunia kuliner.

Awalnya menekuni dunia kuliner adalah sekitar tahun 1998, waktu itu tiramisu belum terkenal dan belum memasyarakat seperti sekarang. Dia lah yang mempopulerkannya. Merk dagangnya adalah Gula Goela.

Pada waktu itu dia juga punya keinginan untuk tampil di televisi. Tapi pada awalnya sempat  ditolak dan dikatakan kalau tidak akan berhasil sehubungan dengan wajahnya yang katanya lebih mirip rocker. Tapi akhirnya dia berhasil juga dengan acaranya Gula-gula di Transtv.

Dia juga menolak dipanggil sebagai chef, karena chef menurutnya adalah orang yang mengepalai dapur. Dia lebih senang disebut sebagai supercook. Dia juga mempunyai situs sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s