Master Chef Indonesia 2013 : 20 Juli OMG !

Oh Molecular Gastronomy ! Itulah mungkin yang dikatakan para kontestan begitu mendapatkan penjelasan dari para juri tentang adegan-adegan sebelumnya yang mereka tonton dengan mata kepala mereka sendiri sambil terkagum-kagum atau mungkin sampai tercengang. Yaitu adegan chef Marinka menyalakan lilin, kemudian chef Arnold meniup lilin sampai mati dan memakan lilin itu sampai ke sumbunya. Ternyata lilin itu terbuat dari pisang dan sumbunya dibuat dari kacang.

Dan memang itulah tantangan pertama episode ini yaitu pro chef mega battle dengan chef Adrian Ishak,  seorang specialist molecular gastronomy. Kontestan harus menduplikasi ayam woku krupuk wijen. Dengan ayam woku yang terbuat dari ikan. Penilaian didasarkan atas rasa, teknik dan presentasi. Pemenangnya akan mendapatkan immunity pin dan ternyata yang mendapatkan pin adalah Melitta yang menjadi pemenang ditantangan ini.

Tantangan kedua adalah one core ingredient membuat hidangan yang mampu membangkitkan chemistry jiwa dalam waktu 45 menit. Melitta sebagai pemenang ditantangan sebelumnya berhak memilih ingredient yang dia dan kontestan-kontestan lain pakai. Hasil pembagiannya adalah sebagai berikut :

  1. Tiram : Denty, Brian dan Nino
  2. Madu : Angella, William dan Lius
  3. Alpukat : Melitta, Rissa dan Tya

Hasilnya para kontestan membuat hidangan sebagai berikut :

  1. Melitta : tropical shrimp cocktail
  2. Tya : avocado chicken with salad
  3. Rissa : avocado panacotta
  4. Angella : udang bakar saus madu dan mint
  5. Lius : kue saos madu
  6. William : melting butternut squash pie
  7. Denty : oyster mornay
  8. Brian : oyster with exotic salad
  9. Nino : oyster hot and cold

Dan ternyata Brian, Angella dan Tya menjadi 3 peserta terbawah dan harus mengikuti pressure test. Sementara Rissa menjadi pemenang ditantangan ini.

Pressure test kali ini adalah membuat lava cake dalam waktu 45 menit. Hasilnya Brian keluar sebagai pemenang. Sedangkan Tya lava cakenya kurang sempurna, tapi masih lebih baik dari lava cake Angella yang pada awalnya salah membaca resep dan kurang memasukkan telur kedalam adonan. Tapi akibat dari kesalahan atau kurang teliti membaca resep dan terprovokasi menjadikannya harus tereliminasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s