Chain reaction

One thing that I don’t understand when I watch a video of BDSM.  When the submissive  didn’t being tied up yet,  the submissive was very sweet and romantic with the dominant. Sometimes the submissive himself  / herself  asked to be tied up by the dominant. But after being tied up, some different reactions might appear.

The reaction varies from spoiled and teased reaction until angry and wild reaction.  Like this :

  1. The submissive smiled and seduced us who watched the video and even to pose so sexy on bed while being hogtied as if trying to invite us to accompany her on bed.
  2. The  submissive shows the expression of being happy although they tried to release themselves  from the bound.
  3. The submissive shows the expression of helpless, dislike and trying to release themselves  from the bound.
  4. The submissive is angry and trying hard to release themselves  from the bound.

In spite of all, isn’t the beginning of this game coming from the same origin ? But how the reaction that appear can be varied ? Like the law of supply and demand in Economy.  The demand was fulfilled if there’s supply that’s enough to meet the demand. Otherwise the supplies also can be well channeled and not wasted in vain if there’s enough demands.

The demand in this case could  be the desire to be tied  up or the desire to tie someone. And the supply in this case could be the supply to be a person that tied up or a person who could tie someone that need to be tied up. So the demand to be tied up meet the supply to tie someone. Or the demand to tie someone meet the supply in someone who needs to be tied up.

Theoretically, the submissive who bears the burden to be tied up and suffer from the action that the dominant does must not complain or even angry, because the demand was fulfilled. But the fact, like in economy the customer can complain, because of the quality of the supply.  Likewise  in the videos that I watched. Whether it’s real or they just act as if. They complain and even angry. There’s some reasons why the submissive complain and even angry :

  1. The submissive is just beginner who even never do this before.
  2. The submissive gets excessive treatment from the dominant.
  3. The submissive just act like an actor / actress in movie.

That’s the similarity between bondage game and economy. Both have demand and supply. And the reaction of one side can be varied depend on the response of the other side.

I myself have  my favorite scenes of BDSM videos. That is  :

  1. The submissive  thrashing and whining meanwhile trying to escape from bondage.
  2. The submissive  moaning pleasure and tease and surrender not try to escape.
  3. The submissive tickled by the dominant.

Bahasa Indonesia

Satu hal yang saya tidak mengerti ketika saya menonton video BDSM. Ketika si submissive belum diikat,  si submissive  sangat manis dan romantis dengan si dominan. Kadang-kadang si submissive sendiri yang  minta untuk diikat oleh si dominan. Tapi setelah diikat, beberapa reaksi yang berbeda bisa muncul.

Reaksi bervariasi dari manja dan menggoda sampai reaksi marah dan liar. Seperti ini:

  1. Si submissive  tersenyum dan menggoda kita yang menonton video dan bahkan berpose sangat seksi di tempat tidur sambil dihogtied seakan mencoba mengajak kita untuk menemaninya di tempat tidur.
  2. Si submissive  menunjukkan ekspresi bahagia meskipun mereka mencoba untuk melepaskan diri dari ikatan.
  3. Si submissive  menunjukkan ekspresi tak berdaya, tidak suka dan berusaha untuk melepaskan diri dari ikatan.
  4. Si submissive  marah dan berusaha keras untuk melepaskan diri dari ikatan.

Terlepas dari semua ini, bukankah  awal permainan ini berasal dari asal yang sama? Tapi bagaimana reaksi yang muncul bisa bervariasi? Seperti hukum penawaran dan permintaan di Ekonomi. Permintaan itu dipenuhi jika ada pasokan yang cukup untuk memenuhi permintaan. Sebaliknya  supplies juga dapat disalurkan dengan baik dan tidak terbuang sia-sia jika ada cukup permintaan.

Permintaan dalam hal ini bisa menjadi keinginan untuk diikat atau keinginan untuk mengikat seseorang. Dan pasokan dalam hal ini bisa menjadi pasokan untuk menjadi orang yang diikat atau orang yang bisa mengikat seseorang yang perlu diikat. Sehingga permintaan untuk diikat memenuhi penawaran untuk mengikat seseorang. Atau permintaan untuk mengikat seseorang memenuhi panawaran pada seseorang yang perlu diikat.

Secara teoritis, si submissive yang menanggung beban  harus diikat dan menderita dari tindakan dominan tidak harus mengeluh atau bahkan marah, karena permintaannya terpenuhi. Tapi kenyataannya, seperti dalam ekonomi pelanggan bisa mengeluh, karena kualitas pasokan. Demikian juga dalam video yang saya tonton. Apakah itu nyata atau mereka hanya bertindak seolah-olah. Mereka mengeluh dan bahkan marah. Ada beberapa alasan mengapa si submissive mengeluh dan bahkan marah:

  1. Si submissive hanya seorang pemula yang bahkan tidak pernah melakukan hal ini sebelumnya.
  2. Si submissive mendapat perlakuan berlebihan dari dominan.
  3. Si submissive hanya bertindak seperti seorang aktor / aktris dalam film.

Itulah kesamaan antara permainan bondage dan ekonomi. Keduanya memiliki permintaan dan penawaran. Dan reaksi dari satu pihak dapat bervariasi tergantung pada respon dari pihak lain.

Saya sendiri memiliki  adegan  favoritku dari video BDSM. Yaitu :

  1.  Si korban yang meronta-ronta sambil merintih-rintih dan berusaha melepaskan diri dari ikatan.
  2. Si korban yang malah merintih kenikmatan dan menggoda serta pasrah tidak berusaha melepaskan diri.
  3. Si korban digelitiki oleh si dominant.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s