Alter ego

Setelah aku menulis beberapa cerita tentang 2 kakak beradik bersaudara kandung perempuan yang bernama Domina Nancy dan Sumi Sylvia, sepertinya kudapati Sumi Sylvia menjelma menjadi alter ego ku. Entah kenapa aku tidak tahu persisnya.

Mungkin saja lantaran aku juga mempunyai kakak. Mungkin saja lantaran dulu juga awalnya aku juga tidak suka kain kebaya, bahkan dulu sering mengejek orang yang memakai kain kebaya. Dan mungkin saja lantaran aku juga malu dan takut untuk mengakui di depan kakakku kalau aku akhirnya menyukai kain kebaya. Serta terakhir mungkin pula lantaran aku juga senang bondage.

Cerita yang berawal dengan tidak sengaja dari sebuah gambar berisi 2 orang gadis. Seorang memakai kain kebaya dan seorang lagi memakai straples mini dress. Gambar itu juga kubuat dengan tidak sengaja. Bermaksud untuk mengkontraskan seorang gadis yang memakai kain kebaya dengan seorang gadis lain  yang memakai pakaian yang kontras dengan yang satunya. Maka ku gambar seorang gadis yang memakai straples mini dress. Kemudian ku buat cerita yang berhubungan dengan gambar itu. Maka kubuat cerita 2 gadis bersaudara yang hendak kondangan, cuma sayangnya pakaian pestanya cuma ada 2 dan kontras pula.

Nama kedua gadis itu sendiri juga baru ada di cerita kedua yang berjudul “Jadi korban apa jadi bintang ?” .  Nama itu  ku buat dengan memirip-miripkan kata dominant dan submissive dengan nama kedua gadis itu. Jadilah Domina Nancy yang seperti kepanjangan dari  kata dominant.  Dan Sumi Sylvia yang mirip dengan kata submissive. Penentuan mana yang jadi dominant dan mana yang jadi submissive hanya kutentukan berdasarkan logika secera umum. Biasanya kakak selalu mendominasi adiknya.

Sebetulnya tidak ada yang merepotkan bagi diriku untuk mempunyai alter ego seorang Sumi Sylvia. Tapi yang paling repot adalah kalau alter ego ku sekonyong-konyong  meminta dirinya untuk diaktifkan di dalam diriku. Apalagi kalau di waktu dan kesempatan yang salah. Dan sekarang aku pun jadi sibuk lagi menggambar gadis yang sedang berpakaian kain kebaya  serta dibondage. Hobby lamaku yang sudah lama kutinggalkan tapi sekarang kutekuni lagi. Selain tentu saja aku juga sibuk mengarang cerita bersambung tentang kedua gadis itu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s