Tag Archive | Indosiar

Survey membuktikan : Maknyus…

Dulu sekitar tahun 90 an pernah ngetop sebuah acara kuis di sebuah stasiun televisi swasta. Acara itu merupakan saduran dari kuiz Family Feud. Di Indonesiakan menjadi kuiz Family 100. Pembawa acaranya dulu adalah Sonny  Tulung. Acara itu sempat jaya di masanya dan akhirnya berhenti.

Kini acara itu muncul lagi dengan nama New Family 100 dengan pembawa acara baru yaitu komedian dan sekaligus master of ceremony Tukul Arwana. Sudah barang tentu acaranya jadi semakin meriah dan semakin ger-geran. Acara ini ditayangkan setiap sore pukul 17.00 di stasiun televisi Indosiar.

Di salah satu episodenya yang ditayangkan tanggal 3 Maret 2014 ada pertanyaan yang berbunyi begini. “Pada acara kuliner, apa yang dikatakan pembawa acara setelah mencicipi makanan ?”. Ternyata perkataan  “maknyus” yang sudah sangat populer dan melegenda di masyarakat hanya ada di urutan ke 2. Bahkan perkataan “top markotop” yang juga diucapkan dan dipopulerkan oleh pembawa acara kuliner yang sama dan yang sudah sangat terkenal itu serta yang sekaligus juga mendapat gelar pakar kuliner tidak mendapat tempat di survey yang dilakukan kepada 100 orang. Tempat pertama diduduki oleh perkataan “nikmat”.

Opo tumon ? Surveynya kurang obyektif atau orang yang disurvey terlalu sedikit atau orang yang disurvey  kurang mengikuti acara kuliner di televisi ?  Tapi bagaimanapun juga acara kuiz New Family 100 nya sendiri cukup menghibur pemirsa.

3 macan dan 1 pisang

Apa yang anda bayangkan jika saya berkata “macan” atau lebih spesfik lagi “macan betina” ? Hewan carnivora yang buas ? atau cewek cantik yang sexy dan hot ? Terus apa yang bakal  anda bayangkan jika saya berkata “pisang” ? Buah sehat dan lezat bagi yang suka ? Buah yang menjijikkan bagi yang tidak suka pisang ? Atau pisang dalam konotasi yang lain lagi ?.

Apa yang anda bayangkan jika saya berkata “macan betinanya punya pisang” ? Kalau anda seseorang yang berpikiran lurus dan jernih tentu akan bingung. Masakan  macan hewan carnivora bisa punya pisang ? Kalau monyet punya pisang baru masuk akal. Tapi kalau libido sex anda sedang kuat, maka anda tentu  punya bayangan lain tentang kata-kata saya itu. Macan betina bisa diartikan sebagai cewek cantik yang hot dan sexy. Pisang, anda tahu sendiri bisa diartikan sebagai apa dalam konteks ini.  Kalau macan betina bisa punya pisang ? Anda bisa atau pasti menduga kalau  dia waria, shemale atau ladyboy.

Dan itulah yang terjadi beberapa hari kemarin.  Setelah malamnya saya nonton acara “Buaya Show” di Indosiar dengan host Uya Kuya dan bintang tamunya antara lain  Trio Macan.  Di acara itu ada game dimana para bintang tamu harus memasukkan 3 jeruk yang diletakkan di lantai ke dalam hulahop yang juga diletakkan di lantai dengan menggunakan pisang yang digantungkan dengan tali ke pinggang para bintang tamu. Jadi mirip lomba memasukkan pensil / ballpoint ke dalam botol yang sering diadakan waktu 17an. Cuma bedanya pensil diganti dengan pisang dan digantungkan didepan tidak dibelakang dan botolnya diganti dengan hulahop yang diletakkan di lantai.

Esoknya saya update status di dinding grup saya di fb yang isinya bombastis mengatakan kalau Trio Macan itu ternyata shemale. Maka tanggapan-tanggapan yang masuk pun serius-serius. Bahkan ada yang mau menyelidiki Trio Macan.

Cuma seorang teman yang kebetulan lihat acara itu  tahu keadaan sebenarnya dan berkomentar. Dan sayapun berkomentar yang sebenarnya serta bilang padahal yang lain sudah pada mikir serius penasaran antara percaya dan tidak . Ternyata cuma plesetan. Pisangnya betul-betul buah pisang, bukan pisang dalam konotasi yang lain. Cuma sayang videonya belum ada di Youtube.

Buat teman-teman yang sudah kemakan issue ini saya minta maaf yang sedalam-dalamnya.