Tag Archive | transvestite

7 model cantik yang terlahir bukan sebagai wanita menurut On The Spot Trans 7

  1. Carmen Carrera ( AS )

    carmen-carrera

    Carmen Carrera

  2. Lauren Foster ( Afrika Selatan )

    lauren foster

    Lauren Foster

  3. Valentijn De Hingh ( Belanda )

    Valentijn De Hingh

    Valentijn De Hingh

  4. Andreja Pejic ( Bosnia )

    andreja-pejik

    Andreja Pejic

  5. Jenna Talackova ( Kanada )

    Jenna Talackova

    Jenna Talackova

  6. Geena Rocero ( Filipina )

    geena-rocero

    Geena Rocero

  7. Lea T ( Brasil )

    lea T

    Lea T

Warna warni hidupku

Dulu sebelum teknologi semaju sekarang semuanya serba hitam putih. Foto hitam putih, televisi juga hitam putih. Mau lihat foto yang berwana dan juga televisi berwarna, susahnya bukan main.

Sekarang ketika  teknologi sudah maju pesat, foto dan televisi pun sudah berwarna. Kalau lihat foto atau televisi hitam putih rasanya seperti kuno dan ketinggalan jaman.

Kita pun membanding-bandingkan antara yang hitam putih dengan yang berwarna. Sudah pasti  kita lebih menyukai yang berwarna, walaupun dalam beberapa hal yang hitam puith itu juga bisa berkesan klasik.

Hidup seseorang pun bila berwarna akan lebih semarak dan bervariasi serta tidak membosankan  jika dibandingkan dengan hidup yang  seperti warna hitam putih, monotone dan membosankan.

Pelangi, suatu fenomena alam yang biasa terjadi sesudah hujan juga sangat indah untuk dipandang. Perpaduan warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu sungguh sangat menarik mata. Dan pelangi sendiri adalah merupakan ciptaan Tuhan. Demikian juga taman bunga yang warna-warni tentu lebih menarik daripada tembok yang putih atau aspal yang hitam

Tapi jangan cepat-cepat mengambil kesimpulan bahwa segala sesuatu yang berwarna itu lebih indah daripada yang hitam putih. Terlebih apabila dikaitkan dengan gender, maka yang ada hanya dua. Seperti hitam dan putih, hanya ada laki dan perempuan. Atau pria dan wanita. 2 agama besar di dunia ini pun  dari awalnya juga hanya mengakui kedua jenis kelamin itu.

Kalau dipikir jadi seperti kaku, karena hanya ada 2 pilihan. Jika dibandingkan dengan warna jadi seperti antara hitam dan putih. Tapi memang itulah kenyataannya.

Gender seseorang bila tidak  hitam atau putih, pria atau wanita memang bisa jadi menarik, paling tidak untuk dijadikan bahan ejekan dan tertawaan. Sungguh ironis. Atau kalaupun tidak dijadikan bahan ejekan bisa jadi mengundang pro dan kontra serta pandangan minor terutama di masyarakat yang masih konservatif.

Hidup mereka apakah  bisa dibilang  mudah ? Mungkin lebih mudah untuk hidup secara hitam putih walaupun tidak menarik. Hidup mereka bisa jadi seperti taman bunga yang indah warna-warni, walaupun tidak semanis dan seindah seperti kelihatannya. Dan sebagian besar dari mereka harus berjuang keras di dalam hidupnya untuk menggapai cita-cita di langit yang indeh berpelangi.

Go public

Go public adalah suatu istilah ketika suatu perusahaan menjual sahamnya di pasar. Go public bisa menandakan kalau suatu perusahaan sudah maju dan berkembang. Karena sebelum suatu perusahaan go public harus diperiksa terlebih dahulu oleh akuntan public untuk dinyatakan sehat keuangannya.

Dengan go public suatu perusahaan bisa mendapat dana segar dari hasil penjualan sahamnya. Efek lainnya adalah perusahaan tersebut menjadi lebih terkenal.

Di kalangan crossdresser di kenal juga istilah go public, walaupun umumnya lebih sering disebut sebagai  outing. Outing bisa dikatakan sebagai  tindakan crossdresser untuk pergi keluar rumah dengan sengaja tanpa sembunyi-sembunyi dengan pakaian dan dandanan wanita. Ini bisa menjadi semacam proses pengakuan dan penyingkapan identitas diri.

Dibutuhkan nyali dan keberanian besar untuk melakukan hal itu. Apalagi di sebuah negara yang masih kurang permisif terhadap gender yang ketiga.

Sama halnya dengan perusahaan yang sudah go public, maka crossdresser yang sudah outing pun bisa dikatakan sebagai sudah maju dan berkembang. Karena kalau perusahaan yang go public harus diperiksa oleh akuntan public, maka crossdresser yang outing pun juga langsung diperiksa dan dinilai oleh masyarakat yang melihatnya.

Efek lainnya juga sama dengan perusahaan yang go public, crossdresser yang outing pun namanya bisa menjadi lebih terkenal. Cuma kalau perusahaan yang go public bisa mendapat dana segar, maka crossdresser yang outing bisa mendapat ide dan suasana yang segar. Tapi sebetulnya crossdresser yang outing juga bisa mendapat dana segar dari …

Bisa anda isi dan lanjutkan sendiri kalimat diatas sesuai dengan persepsi dan penafsiran anda masing-masing, karena cukup flexible dan banyak kemungkinannya.

Apalagi IPO suatu perusahaan yang go public pun bisa bermacam-macam kemungkinannya. IPO atau Inital Public Offering adalah penawaran perdana saham perusahaan kepada public. Kemungkinannya ada 2, sukses dan tidak atau kurang sukses. Demikian juga dengan crossdresser yang pertama kali outing, bisa sukses dan tidak atau kurang sukses.

Sukses dan tidak atau kurang sukses IPO itu sendiri dapat tergantung dari bermacam-macam faktor dan sulit diprediksi. Suatu perusahaan yang bonafid dan sehat keuangannya dapat kurang sukses IPOnya. Sebaliknya suatu perusahaan yang kurang sehat keuangannya dan sebelum IPO sudah diissuekan dengan hal-hal miring, dapat sukse IPOnya. Demikian juga dengan outing pertama seorang crossdresser, mungkin persiapan-persiapannya sudah matang dan rapi. Begitu juga dengan pakaian dan dandanannya sudah sempurna, tapi outing pertamanya malah tidak atau kurang sukses. Demikian juga sebaliknya.

Karena itulah bila ingin outing sebaiknya kita pikirkan secara mendalam dan matang segala sesuatunya. Sehingga sesudah outing, kita tidak menyesal dengan tindakan yang telah kita lakukan.

English

Go public is a term when a company sells its shares on the stock market. Go public could indicate that a company has developed and developing. Because before a company goes public should be examined first by the accountant to be stated  healthy in its financial.

By going public a company can get fresh funds from the sale of shares. Another effect is the company becomes more famous.

Among crossdresser community also well known  the term of go public, although generally more commonly referred to as an outing. Outing can be regarded as an act of a crossdresser to go out of the house with deliberately and without hidden  with women clothes and makeup. It could be some kind of recognition process and the disclosure of identity.

It takes guts and courage to do so. Especially in a country that is less permissive to the third gender.

Similarly, companies that have gone public, the crossdresser who is outing can be regarded as advanced and developing. Because if the company that goes public should be examined by a public accountant, a crossdresser who is outing was also directly examined and assessed by people who see it.

The other effect is also the same as companies that go public, crossdresser who is outing can become even more famous. Only if the company that goes public can get fresh funds, the  crossdresser who is outing can get fresh ideas and atmosphere. But actually crossdresser who is outing can also get fresh funds from …

You can fill yourself and continue  the above sentence in accordance with the perception and interpretation of each of you, as it is quite flexible and too much possibilities.

Moreover, the IPO of a company that goes public can manifold possibilities. IPO or Inital public offering  is the initial shares offering  to the public. The chances  are 2, successful and not or less successful. Likewise, the crossdresser who is  outing for the first time, can be successful and  not or less  successful.

Successful and not or less  successful of an IPO itself may depend on a variety of factors and difficult to be predicted. A bonafide and healthy company can be less successful when doing  its  IPO. Vice versa,  a company that is less financially healthy and before the IPO was reported with oblique stuff, can be successful doing its IPO. Likewise, the first outing of a crossdresser, maybe the preparations are  mature and neat. Likewise with clothes and makeup are perfect, but  his first outing is  even not or less successful. And vice versa.

That’s why if we want outing we should think deeply and maturely about everything. So after the outing, we did not regret the actions that we have done.

Kecil-kecil sudah pingin jadi ibu

Dulu waktu kecil aku pernah punya angan-angan bagaimana jika aku mengandung,  melahirkan dan menyusui. Padahal waktu itu aku belum suka akan pakaian kain kebaya.

Waktu kecil aku sering main-main dengan kakak perempuanku. Kami seolah-olah sepasang suami isteri. Kadang-kadang kami bermain seolah-olah jadi pengantin. Pada awalnya memang ia yang jadi isteri dan pura-pura menyusui boneka yang diumpamakan sebagai anak kami. Tapi suatu ketika, ia yang meminta aku jadi si isteri dan menyusui anak kami. Pada waktu itu ada suatu perasaan yang aneh. Waktu itu aku tidak tahu perasaan apa yang kurasakan, mungkin saja perasaan feminim dan lembut. Mungkin dari keadaan inilah aku kemudian mulai membayangkan bagaimana bila aku hami, melahirkan dan menyusui.

Sejak itu jika aku melihat di tv ada satu pemandangan di rumah sakit bersalin dengan seorang ibu yang sedang berbaring di ranjang untuk melahirkan atau sesudah persalinan, aku jadi membayangkan bagaimana jika aku menjadi ibu itu.  Kadang-kadang aku suka berbaring sambil membayangkan kalau aku seorang ibu yang sedang melahirkan di rumah sakit. Tidak itu saja, kadang-kadang aku pernah omong pada kakakku kalau aku sedang berpura-pura jadi ibu yang melahirkan di rumah sakit. Tapi kakakku menjawab begini, “apa dikira enak jadi ibu melahirkan, sakit tau”.

Tapi angan-angan ini tidak bertahan lama, kemudian menghilang dan berganti dengan hobbyku yan lain yaitu kain kebaya.

7 pria tercantik ( most beautiful male )

7 pria tercantik tanpa operasi plastik versi On The Spot Trans7 ( 7 most beautiful male without plastic surgery according to On The Spot Trans7 ) :
1. Nong Poy – Thailand


2. Kiyoshi Sakurazuka – China

3. Hero Jaejoong-  Korea


4. Kayo Satoh – Japan


5. Darell Ferhostan – Indonesia


6. Michalina Manios – Poland


7. Andrej Pejic – Serbia

Apa pendapat anda ? Siapakah favorit anda ?  Beri tahu  saya. What are your thoughts? Who is your favorite? Let me know

Wig

I write this article in 2 languages : English and Indonesian. Saya menulis artikel ini dalam 2 bahasa : Inggris dan Indonesia.

Bahasa Indonesia.

Wig adalah rambut palsu yang dipasang di kepala. Biasanya dipakai untuk menutupi kekurangan rambut kita. Seperti tipis atau botak. Ini terutama ditujukan untuk para wanita. Atau seeorang yang ingin terlihat seperti seorang wanita. Ini biasanya berhubungan dengan crossdresser, ladyboy, shemale, sissy dan  transvestise. Termasuk saya.

Di Jawa, ada wig khusus yang dipakai oleh wanita Jawa waktu mereka memakai busana tradisional. Namanya sanggul atau konde. Karena sejak pertama kali saya melakukan crossdressing, saya selalu memakai busana tradisional Jawa, maka saya membeli sebuah sanggul. Waktu itu saya membelinya tanpa mempertimbangkan bentuk muka saya.

Sanggul dipasang dibelakang kepala kita. Pertama, kita harus punya rambut yang cukup panjang untuk dapat diikat, setelah itu kita tempatkan sanggul kita dan tempelkan  ke rambut dengan jepit rambut. Kita harus meletakkan jepit rambut sedekat mungkin pada ekor rambut kita dari empat arah. Dari atas, bawah, kiri dan kanan. Kita juga menempatkan jepit rambut lain setinggi kira-kira telinga kita. Gunakan jepit rambut cukup banyak supaya sanggul dapat kokoh menempel di belakang kepala kita.

Apa yang saya terangkan diatas adalah apa yang saya pelajari secara otodidak dan berhasil. Saya tidak tahu apakah prosedurnya salah atau kurang tepat.

Tahun kemarin saya mulai memakai pakaian wanita modern, jadi saya tidak memakai sanggul.

Dibawah ini ada beberapa link yang berhubungan dengan cara memilih wig yang cocok dengan bentuk wajah kita.

English.

A wig is a fake hair that placed on head. It usually used to cover our hair shortfall. Such as thin or bald. This is primarily intended for women. Or someone who wants to look alike a woman. This usually related to crossdresser, ladyboy, shemale, sissy and  transvestise. Including me.

In Java, there is a special wig that used by Javanese women when they wear traditional costome. It is called “sanggul” or “konde”. It’s almost like a bun. Because since the first time I did crossdressing I always use Javanese traditional costume, so I bought a bun. That time I bought it without considering the form of my face.

It mounted on the back of our head. First, we should have long hair enough for tied up, after that we place our bun and stick it to the hair with hairpins. We should put the hairpins  as close as possible to the tail of our hair in four directions.  From above, below, left and from right. We also put other hairpins as  high about our ears. Use many hairpins so the bun can stays firm in the back of our head.

What I explain above is what I learn by myself. I just try it and it works. I don’t know if this procedure is wrong or not exactly right.

Last year I started to wear modern dress, so I don’t use the bun when I am wearing modern dress.

Below is some links that related with how to choose a wig that fits with our face shape.

http://thewigcompany.com/find-the-perfect-wig-for-your-face-shape/a/81/

http://ceko.hubpages.com/hub/How-to-Pick-The-Right-Wig

http://sanggul.pasarberingharjo.com/

http://hardiyamegantara.blog.com/page/2/?page=3